Keren

28 Februari 2012

                GUNDAH
menjelang senja yang mulai merambat,, 
sebongkah daging tersandar di bukit bambu penantian...
menanti jalan lurus menuju istana....
bukan.....
ini bukan puisi cinta...
ini gundukan resah sang pujangga...
ketika alam berganti begitu cepat...
kaki ini seakan tak sanggup berlari mengikutinya....
walau....
di ujung itu pula kan berakhir...
tidak....
tidak berarti aku tak percaya....
hanya merindu do'a berlukis bulan...
yang terpanjat ketika malam mulai renta....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar